MAKALAH
KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP
Guru
Pengampu :
Riza
Resanti K., S.Pd
Disusun Oleh :
1.
Alviani Fitria Anastasya
2.
Dwi
Maratul Azizah
3.
Fathul Jannah
4.
Muhammad
Aldy Yusuf
|
Bahasa Indonesia
SMKN 2 SIMPANG EMPAT
2019
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, senantiasa kita ucapkan puji syukur
kehdirat Allah SWT yang hingga saat ini masih memberikan kita nikmat iman dan
kesehatan, sehingga kami diberi kesempatan yang luar biasa ini yaitu kesempatan
untuk menyelesaikan tugas penulisan makalah tentang “Kerusakan Lingkuhan Hidup”
Shalawat serta salam tidak lupa selalu kita haturkan
untuk junjungan nabi agung kita yaitu Nabi Muhammad SAW yang telah menyampaikan
pertunjukan Allah SWT untuk kita semua, yang merupakan sebuah pertunjukan yang
paling besar yakni Syariah agama Islam yang sempurna dan merupakan satu –
satunya karunia paling besar bagi seluruh alam semesta.
Adapun penulisan makalah ini merupakan bentuk dari
pemenuhan tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pada makalah ini akan dibahas
mengenai Pengertian lingkuhan hidup, Permasalahan dan faktor kerusakan
lingkungan hidup, dan bagaimana upaya pelestarian lingkungan hidup.
Kami ucapkan terimakasih yang sebanyak – banyaknya kepada
setiap pihak yang telah mendukung serta membantu kami selama proses
penyelesaian makalah ini hingga dapat terselesaikan makalah ini. Penulis juga
berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi setiap pembaca.
Tak lupa dengan seluruh kerendahan hati, kami meminta
kesediaan pebaca untuk memberikan kritik serta saran yang membangun mengenai
penulisan makalah kami ini, untuk kemudian kami jadikan acuan pembelajaran dan
pembenaran dimakalah berikutnya
Senin, 06 Mei 2019
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman Judul.................................................................................................... i
Kata Pengantar................................................................................................... ii
Daftar Isi.............................................................................................................. iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang........................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah....................................................................................... 1
1.3 Tujuan......................................................................................................... 1
1.4 Manfaat...................................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah....................................................................................... 1
1.3 Tujuan......................................................................................................... 1
1.4 Manfaat...................................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Definisi Lingkungan Hidup........................................................................ 2
2.2 Unsur Lingkungan Hidup........................................................................... 3
2.3 Pentingnya Lingkungan Hidup Bagi Kehidupan....................................... 3
2.4 Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan Hidup....................................... 4
2.5 Dampak Kerusakan Lingkungan Hidup..................................................... 5
2.6 Upaya Mengatasi Kerusakan Lingkungan Hidup...................................... 6
2.2 Unsur Lingkungan Hidup........................................................................... 3
2.3 Pentingnya Lingkungan Hidup Bagi Kehidupan....................................... 3
2.4 Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan Hidup....................................... 4
2.5 Dampak Kerusakan Lingkungan Hidup..................................................... 5
2.6 Upaya Mengatasi Kerusakan Lingkungan Hidup...................................... 6
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan................................................................................................. 7
3.2 Saran........................................................................................................... 7
3.2 Saran........................................................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 8
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada umumnya manusia
bergantung pada keadaan lingkungan disekitarnya yaitu berupa sumber daya alam
yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari.Sumber daya alam yang utama
bagi manusia adalah tanah, air dan udara. Tanah
merupakan tempat manusia untuk melakukan berbagai kegiatan. Air
sangat diperlukan oleh manusia sebagai komponen
terbesar dari tubuh manusia. Untuk menjaga keseimbangan, air sangat dibutuhkan dengan
jumlah yang cukup banyak dan memiliki kualitas yang baik.
Penggunaan sumber daya alam inilah yang dapat
menjadi penyebab utama kerusakan lingkuhan hidup. Kemajuan ilmu pengetahuan dan
teknologi bagaikan pisau bermata dua, dimana ada dapat positif dan negatifnya.
Namun, dampak negatif itu sendiri sangat berpengaruh terhadap lingkuhan hidup
yang dapat mengancam kehidupan manusia itu sendiri. Sebab itu kami memutuskan
untuk membahas tentang Lingkungan Hidup, sehingga kita dapat mengetahui lebih
dalam tentang lingkuhan hidup dan dapat ikut serta dalam upaya pelestariannya.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud
dengan Lingkuhan Hidup ?
2. Apa yang menjadi
penyebab atau faktor kerusakan Lingkungan Hidup ?
3. Bagaimana upaya
dalam pelestraian Lingkuhan Hidup ?
1.3 Tujuan
1. Untuk mengetahui
apa itu Lingkungan Hidup
2. Mengetahui penyebab
kerusakan Lingkungan Hidup
3. Dapat dijadikan
landasan dalam mengatasi masalah kerusakan Lingkungan Hidup.
1.4 Manfaat
Menambah
pengetahuan tentang Lingkungan Hidup, khususnya tentang apa definisi lingkungan
hidup, arti penting lingkungan hidup, permasalahan dan faktor kerusakan dalam
lingkungan hidup dan bagaimana pelestariannya.
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
2.1 Definisi Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup biasa juga
disebut dengan lingkungan hidup manusia (human environment)
atau dalam sehari - hari juga cukup disebut dengan "lingkungan”
saja. Unsur-unsur lingkungan hidup itu sendiri biasanya
terdiri dari: manusia, hewan, tumbuhan, dll. Lingkungan hidup merupakan bagian yang
mutlak dari kehidupan manusia. Dengan kata lain, lingkungan hidup tidak terlepas dari kehidupan
manusia. Istilah lingkungan hidup, dalam bahasa Inggris disebut
dengan environment, dalam bahasa Belanda disebut dengan Millieu, sedangkan
dalam bahasa Perancis disebut dengan Ie'nvironment.
Berikut ini adalah pengertian dan definisi lingkungan hidup
menurut para ahli:
2.1.1
Menurut Prof.
Dr. Raden Soedjono Djoened Poesponegoro
Lingkungan
fisik atau jasmani yang terdapat di alam. Lingkungan fisik dan jasmani mencakup
manusia, hewan, dan tumbuhan.
2.1.2
Menurut Prof
Dr. Munadjat Danusaputro SH
Semua benda dan daya serta kondisi
termasuk didalamnya manusia dan tingkah perbuatannya yang terdapat dalam ruang
dimana manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidup yang lain. dengan
demikian, lingkungan hidup mencakup dua lingkungan, yaitu lingkungan fisik dan
lingkungan budaya.
2.1.3
Menurut Undang-Undang no 23 Tahun
1997
Lingkungan hidup adalah kesatuan
ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia
dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan
manusia serta makhluk hidup lainnya.
Berdasarkan definisi Undang –
Undang no 23 Tahun 1997, lingkungan hidup tersusun dari berbagai unsur yang
saling berkaitan yaitu unsur biotik, abiotik, dan sosial budaya.
2.2 Unsur Lingkungan Hidup
2.2.1
Unsur
Hayati (Biotik)
Adalah unsur –
unsur makhluk hidup atau benda yang bercirikan kehidupan, seperti bernapas,
memerlukan makanan, tumbuh, dan berkembang biak. Secara umum, unsur biotik
meliputi produsen, konsumen, dan pengurai.
·
Produsen, yaitu
organisme yang dapat membuat makanan sendiri dari bahan anorganik sederhana.
Produsen pada umumnya adalah tumbuhan hijau yang dapat membentuk bahan makanan
(zat organik) melalui fotosintetis.
·
Konsumen, yaitu
organisme yang tidak mampu membuat makanannya sendiri. Terdiri atas hewan dan
manusia. Konsumen memperoleh makanannya dari organisme lain, baik hewan maupun
tumbuhan.
·
Pengurai atau
perombak (dekomposer), yaitu organisme yang mampu menguraikan bahan oraganik
yang berasal dari organisme mati. Pengurai ini terdiri atas bakteri dan jamur.
2.2.2
Unsur
Fisik (Abiotik)
Yaitu
unsur lingkungan hidup yang terdiri dari benda-benda tidak hidup, seperti tanah, air,udara,
iklim, dan lain-lain. Keberadaan
lingkungan fisik sangat besar peranannya bagi kelangsungan hidup segenap kehidupan di
bumi.
2.2.3
Unsur
Sosial Budaya
Yaitu
lingkungan sosial dan budaya yang dibuat manusia yang merupakan sistem nilai, gagasan, dan keyakinan
dalam perilaku sebagai makhluk sosial. Kehidupan masyarakat dapat mencapai keteraturan berkat
adanya sistem nilai dan norma yang diakui dan ditaati oleh segenap anggota
masyarakat.
2.3 Pentingnya Lingkungan Hidup Bagi Kehidupan
Wahana bagi keberlanjutan kehidupan lingkungan hidup merupakan tempat
berinteraksinya makhluk hidup yang membentuk suatu jaringan kehidupan.
2.3.1
Tempat Tinggal (Habitat)
Lingkungan merupakan tempat tinggal semua makhluk hidup dari mulai tingkat
rendah sampai tingkat ke tinggi. Masing – masing spesies membentuk kelompok.
2.3.2
Tempat Mencari Makan (Niche)
Lingkungan hidup merupakan tempat tinggal makhluk hidup, maka selain nyaman
dan aman mereka juga memerlukan makan bagi kelangsungan hidupnya. Jadi selain
untuk tempat tinggal, lingkungan juga merupakan tempat untuk mencari makan bagi
makhluk hidup.
2.3.3
Lingkungan sebagai Tempat berlangsungnya aktivitas sosial, ekonomi,
politik, budaya dan lain – lain.
Berkaitan dengan hal itulah terjalin interaksi sosial yang menunjukan
ketergantungan antara manusia dan sesamaanya. Melalui proses interaksi sosial
manusia mampu mencapai kesejahteraan bagi hidupnya.
2.4 Faktor Penyebab Kerusakan Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup mempunyai
keterbatasan, baik dalam hal kualitas maupun kuantitasnya. Dengan kata lain, lingkungan hidup dapat
mengalami penurunan kualitas dan penurunan kuantitas. Penurunan kualitas dan kuantitas lingkungan
ini menyebabkan kondisi lingkungan kurang atau tidak dapat berfungsi lagi untuk mendukung kehidupan
makhluk hidup yang ada di dalamnya. Berdasarkan faktor penyebabnya, bentuk kerusakan lingkungan
hidup dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:
2.4.1
Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Peristiwa
Alam
Peristiwa-peristiwa alam yang dapat
memengaruhikerusakan lingkungan, antara lain :
·
Letusan Gunung Api
Letusan gunung api dapat
menyemburkan lava, lahar, material-material padat berbagai bentuk dan ukuran, uap panas, serta debu - debu vulkanik. Selain itu, letusan
gunung api selalu disertai
dengan adanya gempa bumi local yang
disebut dengan gempa vulkanik.
·
Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran yang
ditimbulkan karena adanya gerakan endogen. Semakin besar kekuatan gempa, maka akan menimbulkan
kerusakan yang semakin
parah di muka bumi.
·
Banjir
Banjir merupakan salah satu bentuk
fenomena alam yang unik. Dikatakan unik karena banjir dapat terjadi
karena murni
gejala alam dan dapat juga karena
dampak dari ulah manusia sendiri. Banjir
dikatakan sebagai gejala alam murni
jika kondisi alam memang memengaruhi terjadinya banjir, misalnya hujan yang turun terus
menerus, terjadi didaerah
dataran rendah atau
di lembah-lembah sungai.
·
Tanah Longsor
Karakteristik tanah longsor hampir
sama dengan karakteristik banjir.
Bencana alam ini dapat terjadi karenaproses alam ataupun karena dampak
kecerobohan manusia.
·
Badai/Angin Topan
Topan
terjadi karena perbedaan tekanan udara yang sangat mencolok di suatu daerah
sehingga menyebabkan
angin bertiup lebih kencang.
·
Kemarau Panjang
Bencana alam ini merupakan
kebalikan dari bencana banjir. Bencana
ini terjadi karena adanya penyimpangan iklim yang terjadi di suatu daerah
sehingga musim kemarau terjadi lebih lama dari biasanya.
2.4.2
Kerusakan Lingkungan Hidup karena Aktivitas Manusia
Dalam memanfaatkan alam, manusia
terkadang tidak memerhatikan dampak yang
akan ditimbulkan. Beberapa bentuk kerusakan
lingkungan yang dipengaruhi oleh aktivitas manusia, antara lain, meliputi hal - hal berikut ini :
·
Pencemaran Lingkungan
Pencemaran disebut juga dengan
polusi, terjadi karena
masuknya bahan - bahan pencemar
(polutan) yang dapat mengganggu
keseimbangan lingkungan hidup. Berdasarkan jenisnya,
pencemaran dapat dibagi menjadi empat,
yaitu pencemaran udara, pencemaran tanah, pencemaran air, dan pencemaran suara.
·
Degradasi Lahan
Degradasi lahan adalah proses
berkurangnya daya dukung lahan terhadap kehidupan. Degradasi lahan merupakan bentuk
kerusakan lingkungan akibat pemanfaatan lingkungan oleh manusiaa yang tidak memerhatikan
keseimbangan lingkungan. Bentuk
degardasi lahan, misalnya lahan kritis, kerusakan ekosistem laut, dan kerusakan
hutan.
2.5
Dampak
Kerusakan Lingkungan
Hidup
2.5.1
Dampak kerusakan lingkungan terhadap pemanasan
global
Konsentrasi
gas - gas tertentu yang dikenal sebagai
gas rumah kaca, terus bertambah diudara akibatnya tindakan manusia melalui
kegiatan industry, khususnya karbon dioksida (CO2), dan CFC. Akan tetapi yang
terutama adalah karbon dioksida, yang umumnya dihasilkan dari penggunaan batu
bara, minyak bumi, gas, penggundulan hutan, serta pembakaran hutan
2.5.2
Dampak pemanasan global terhadap
perubahan iklim
Dalam
panel antar pemerintahan mengenai perubahan iklim yang diselenggarakan pada
bulan Desember 1977 dan Desember 2000, badan terdiri atas 2.000 ilmuan tersebut
menyebutkan sejumlah realitas yang terjadi pada saat ini, diantaranya :
Mencairnya es kutub utara dan selatan. Curah hujan rata-rata 2-3%. Suhu rata-rata udara naik 0,3°C pertahun. Terumbu karang menjadi rusak. Kerusakan tanah pertanian merosot hingga2-8%. Permukaan tanah turun 0,8 cm per tahun. Bencana-bencana alam sering terjadi. Suhu global meningkat sekitar 5°C. Pemukaan es dikutub uatara makin tipis. Penggundulan hutan.
Mencairnya es kutub utara dan selatan. Curah hujan rata-rata 2-3%. Suhu rata-rata udara naik 0,3°C pertahun. Terumbu karang menjadi rusak. Kerusakan tanah pertanian merosot hingga2-8%. Permukaan tanah turun 0,8 cm per tahun. Bencana-bencana alam sering terjadi. Suhu global meningkat sekitar 5°C. Pemukaan es dikutub uatara makin tipis. Penggundulan hutan.
2.6
Upaya Mengatasi Kerusakan Lingkungan Hidup
Beberapa
usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi kerusakan lingkungan adalah sebagai
berikut :
·
Reboisasi, yaitu berupa penanaman kembali tanaman terutama
pada daerah-daerah perbukitan yang telah gundul.
·
Rehabilitasi lahan, yaitu pengembalian tingkat kesuburan
tanah-tanah yang kritis dan tidak produktif.
·
Pengaturan tata guna lahan serta pola tata ruang wilayah
sesuai dengan karakteristik dan peruntukan lahan.
·
Pembuatan sengkedan (terasering) bagi daerah-daerah
pertanian yang memiliki kemiringan lahan curam yang rentan terhadap erosi.
·
Tidak membuang sampah dan limbah rumah tangga ke sungai.
·
Penyediaan tempat sampah, terutama di daerah pantai yang
dijadikan lokasi wisata.
·
Membuat pengelolaan limbah, jadi limbah tidak langsung
dibuang.Melakukan sistem tebang pilih.
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
Lingkungan hidup merupakan bagian
yang mutlak dari kehidupan manusia. Dengan kata lain, lingkungan hidup tidak terlepas dari kehidupan manusia.
Lingkungan hidup memiliki 3 unsur penting yaitu
Unsur hayati (biotik), Unsur
Fisik (abiotik), dan Unsur Sosial
Budaya. Kehidupan manusia
sangat memerlukan lingkungan yaitu
sebagai tempat
tinggal, sebagai tempat mencari makan, sebagai tempat
beraktivitas dan sebagai
tempat hiburan.Tetapi semuanya itu tidak dapat di
lakukan jika lingkungan itu rusak, faktor
yang membuat lingkungan itu menjadi rusak adalah faktor dari alam
bahkan faktor dari manusia sendiri.Untuk itu kita harus melakukan berbagai
upyaa agarlingkungan kita bersih dan layak untuk
ditempati.
3.2 Saran
Saran yang penulis dapat berikan adalah ketika pembaca membaca
makalah ini kiranya
pembaca dapat ikut serta melestarikan
lingkungan sekitar agar
kita dapat memiliki lingkunganyang
bersih dan layak untuk ditempati.
DAFTAR
PUSTAKA
Admin,
(2019). Pengertian dan Definisi
Lingkungan Hidup. Diakses pada tanggal
05 Mei 2019. Dari situs (http://www.lingkungan.lovelybogor.com/pengertian-dan-definisi-lingkungan-hidup/ )
Novarina
Fahrisa, (2015). Makalah Lingkungan
Hidup. Diakses pada tanggal 05 Mei 2019. Dari situs (https://www.academia.edu/24449339/Makalah_Lingkungan_Hidup
)
Azarianurdha,
(2016). Dampak Kerusakan Lingkungan Hidup
Bagi Makhluk Hidup. Diakses pada tanggal 06 Mei 2019. Dari situs (https://azarianurdhacom.wordpress.com/2016/02/03/dampak-kerusakan-lingkungan-hidup-bagi-mahluk-hidup/
)
